Sabtu, 04 Juni 2011

Kopdar : Pondok Hati In The Rama You.


Saya baru ngeh minggu ini, ternyata In The Rama You dibaca Indramayu- saya kira itu adalah sebuah tempat bernama Rama You. Kurang lebih, dua minggu kemarin saya menyempatkan diri ke sana, ke Taman Bacaan Pondok Hati, di Indramayu- rumah Mas Ibnu. Ini adalah kedatangan saya yang kedua setelah kopdar pertama pada Februari kemarin.

Pertemuan kedua ini saya sengaja membawa banyak buku. Tentu buku tadi akan saya tukar dengan buku juga. Simbiosis mutualisme. Jadi, tetap bisa membaca buku meski budget sedang garing. Hehe..

Hari itu saya datang terlambat, seusai magrib. Suasana rumah Mas Ibnu sepi dan gelap. Sayup terdengar anak-anak mengaji tak jauh dari rumahnya. Saya menunggu, barangkali Mas Ibnu ada perlu. Saya coba menghubunginya lewat sms, tiada berbalas. Saya coba telepon, tapi nggak diangkat. Mungkin salah saya, datang bertamu kala malam siap menjelang. Saya hampir keliling sejenak mencari makan, seandainya saja saat itu tak melihat bapaknya Mas Ibnu berada di ruang depan.

Harapan tumbuh. Niat mau makan kutunda sementara. Dari dalam Mas Ibnu datang dengan senyum manisnya (ehem). Menyambut dan mempersilakan saya berkunjung ke Pondok Hati-nya. Cihui! Dulu, pertama saya berkunjung ke rumahnya Mas Ibnu, saya sempat bertanya dalam hati, “Lha, taman bacaannya mana ya?” Namun, melihat deretan buku di rak ruang tamu, saya baru mengerti bahwa Pondok Hati ya ruangan ini. Multi fungsi; ruang tamu sekaligus taman bacaan.

“Mas Aw, makan dulu ya? Belum makan kan?”

Dengan malu-malu gaya kucing kujawab, “Meong!” eh nggak ding, “Udah, Mas.” (maksudnya, udah Mas Ibnu. Nggak perlu repot-repot dengan tamu yang satu ini..hihi: ))

“Ayolah! Nasi kuningnya masih banyak. Saya ambilin ya.”

Meski berkali saya sudah memberikan penolakan, toh akhirnya Mas Ibnu datang dengan dua piring di tangannya. Mau tak mau, saya tak mau menolak rejeki ini, apalagi perut saya sudah berontak sedari tadi. Hihi..

Sambil makan, kami sesekali membicarakan tentang proyek kumcer yang sedang kami garap. Terkadang kami bercerita tentang aktivitas yang kami jalani sekarang ini; bagaimana pekerjaan saya juga kuliahnya Mas Ibnu. Kami juga bertukar cerita bagaimana awalnya kami bertemu secara maya dengan dua rekan lain yang ikut proyek tersebut (sstt, hanya sekilas lho:)

Nasi di piringku telah ludes. Mas Ibnu menawari lagi namun saya tolak dengan halus.

Saatnya misi simbiosis mutualisme dijalankan. Saya keluarkan buku-buku andalan saya. Wow, ternyata banyak juga ya, pantesan bawanya tadi lumayan berat. Hehe.. Mas Ibnu pun tak mau kalah, langsung menunjuk deretan buku di rak. Kontan, aku takjub. Ternyata jumlah bukuku tak ada apa-apanya dibanding Pondok Hati.

Mas Ibnu pun menawari buku mana yang ingin saya bawa pulang. Akhirnya, ia memilih Katastrofa Cinta-nya Afifah Afra. Kata Mas Ibnu ceritanya bagus. Plot-nya lintas jaman. Dan setelah membaca, memang benar bagus meski pada awalnya sedikit agak bingung.

Akhirnya, lima buah buku saya bawa pulang setelah kurang lebih tiga jam mengobrol. Baru saja saya pamit dan selesai memakai sepatu, obrolan tersambung kembali di beranda rumah. Meski adik saya sms berkali-kali, “Kapan baline, Mas!” Kujawab singkat saja tanpa kejelasan, ”Delet engkas yo.”

Ternyata, satu setengah jam kemudian obrolan kami baru berakhir. Jam setengah sebelas malam. Semakin larut. Sebenarnya, obrolan kami belumlah tuntas. Saya pun berharap bisa disambung lain waktu.

Akhir cerita, saya tiba di mess dengan selamat.

Sebenarnya, mess saya dengan Pondok Hati terbilang dekat. Cukup satu jam dengan berkendara sepeda motor. Entah, mungkin karena intensitas kami lebih banyak di dunia maya. Hingga mendatangi Pondok Hati dua bulan sekalipun tak jadi masalah (meski saya kangen, pingin pinjem bukunya lagi).

Suatu hari, saya pun ingin mendirikan taman bacaan di kampung kelahiran semisal Pondok Hati-nya Mas Ibnu. Harapan saya, tentu menumbuhkan minat baca, terutama kalangan pelajar agar mereka cinta membaca dan menjadikannya sebuah kebutuhan. Kebutuhan akan ilmu yang terkadang tak didapat dari sekolah atau lingkungan tempat tinggal.


Team Our In The Rama You, Juni 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar